Oleh: cakudik | 8 Februari 2013

UJIAN NASIONAL 2013, Pemkab Malang Targetkan Tingkat Kelulusan 100%

MALANG-Pemkab Malang, Jawa Timur, menargetkan tingkat kelulusan siswa dalam ujian nasional (Unas) 2013 yang berlangsung April-Mei mendatang mencapai 100%.

Bupati Malang Rendra Kresna mengatakan salah satu indikator keberhasilan bidang pendidikan di Kabupaten Malang adalah tingkat kelulusan. Dimana tingkat kelulusan Unas pada 2012 dinilai telah mengalami kenaikan yang positif.

“Hal itu membuktikan kalau pembangunan di bidang pendidikan di Kabupaten Malang bisa dikatakan berhasil. Namun begitu untuk mewujudkannya tidak cukup hanya ditunjukkan melalui angka kelulusan yang mencapai 99%-100 %,” ujarnya, Kamis (7/2).

Menurutnya keberhasilan kelulusan yang diharapkan nantinya tidak hanya menyangkut segi kuantitas namun juga kualitas. Untuk itu diperlukan kerja keras dari semua pihak guna menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing seiring dengan tuntutan dan perkembangan zaman.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Edy Suhartono mengatakan tingkat kelulusan pada 2012 untuk SD mencapai 100%, SMP 98,86%, SMA 100 %, dan SMK 99,87 %.

“Harapannya lewat pemantapan dan sosialisasi pada 2013 bisa lulus 100 %. Selain itu dalam segi kualitas maupun daya saingn kabupaten bisa berada di posisi tujuh besar Jawa Timur,” jelas dia.

Untuk mewujudkan hal itu dinas pendidikan akan terus melakukan pembenahan sebagai wujud implementasi dari pencanangan kegiatan yakni `Tiada Hari Tanpa Belajar`. Dimana pelajar di Kabupaten Malang akan dibiasakan dengan kegiatan belajar dalam menghadapi Unas mendatang.

Selain itu dinas pendidikan juga mencanangkan pendidikan yang ramah lingkungan yakni sebuah iklim yang menuju pada hasil yang maksimal mulai dari ramah lingkungan sosial budaya yang menuju pada manajemen yang berbasis sekolah dan pemberdayaan masyarakat, ramah lingkungan sosial ekonomi yang menuju pada pendidikan yang murah berkualitas, serta ramah lingkungan alam yang merujuk pada alam, serta iklim yang sejuk dengan begitu semua sekolah akan menjadi sekolah adiwiyata.

“Sehingga belajar menjadi nyaman dan yang tidak kalah penting ramah lingkungan pembelajaran, mulai dari guru, murid, hingga semua metode dan bahan,” ujarnya. (gia)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: